Sunday, 15 June 2014

Pesta Rakyat

Menurut saya, pemilu pada dasarnya adalah pesta rakyat. Momen dimana setiap warga negara yang sudah memenuhi syarat berhak untuk menentukan pilihan. Saat ini banyak pilihan parpol yang bisa dipilih sesuai hati untuk berpartisipasi dalam pemilu. Namun kenyataannya pergeseran makna seiring perkembangan politik mengakibatkan makna dari "pesta" sudah tidak relevan.

Gimana mau disebut "pesta", masing-masing pendukung saja mencaci maki satu sama lainnya. Mereka bukan hanya berpromosi pilihannya, tapi malah menjatuhkan pihak-pihak lainnya. Sehatkah? orang awam bilang ya politik itu akan melakukan segala cara untuk berkuasa. Ah entahlah, menurut saya pribadi ya jangan seperti itulah, bermasyarakat itu harus saling menghargai.

Saya pribadi agak mengurangi intensitas melantai di twitter dengan alasan jenuh politik. Beberapa tokoh yang saya follow banyak yang bertentangan dengan saya dalam urusan perpolitikan ini. Saya menghargai pendapat mereka tapi kalau dibaca terus menerus kadang emosi suka terpancing jadi lebih baik saya istirahat sejenak. Semoga "pesta" ini cepat selesai dengan hasil yang baik bagi banyak orang. 


-rockuntan-

Tuesday, 3 June 2014

Kenapa saham?

Saham, pengertian sederhananya adalah surat berharga yang merupakan bukti kepemilikan dalam sebuah usaha. Jika kita makan pizza yang terbelah-belah, seperti itulah pecahan saham. Bedanya pizza biasa dipotong rata, saham biasanya porsi kepemilikannya berbeda-beda.
Kenapa saya suka berinvestasi saham?
Alasannya simple, saham itu jelas bisa dipantau langsung ke bisnis dari si emiten. Berbeda dengan reksadana yang merupakan hasil gabungan dari beberapa saham. Sayangnya di Indonesia investasi saham hanya populer dikalangan tertentu saja. Orang-orang tua berduit dan bos-bos biasanya yang gemar berinvestasi saham.
Minimnya sosialisasi mungkin salah satu faktor yang membuat investasi saham kurang terjamah oleh kalangan muda. Padahal keputusan OJK memperkecil jumlah lot yang awalnya 1 lot = 500 lembar sekarang hanya 100 lembar sangat menggiurkan bagi kita yang ingin berinvestasi dengan dana minim.
Kenyataannya sekarang IHSG banyak dihuni dana-dana asing melebihi lokal. Mereka menganggap IHSG itu seksi. Yuk mari berinvestasi saham, namun pelajari dulu seluk beluknya sebelum teman-teman berinvestasi saham.
Selamat berinvestasi!

Friday, 7 March 2014

Kek Guru

Inilah sosok kek guru yang saya selalu saya kagumi di timeline, namanya kek Jamil Azzaini, sebenarnya umurnya belum pantas dipanggil kakek tapi para followers dan teman-temannya menyapa seperti itu. Sosok Kek Jamil saya kagumi karena saya merasa dia adalah orang yang sangat bersahaja. Saya pun belum pernah berjumpa langsung dengannya, hanya merasakan berinteraksi di twitter itu pun hanya beberapa kali karena saya lebih banyak menyimak materi-materi tweet nya.

Motivator, menurut saya ini adalah profesi yang "ngeri" karena tugasnya adalah memotivasi orang. Ada beberapa motivator yang saya selalu memperhatikan materi-materinya di twiitter. Seiring berjalannya waktu bahkan ada yang akhirnya saya ilfeel dengan motivator tersebut. Berbeda dengan motivator lain, sosok Kek Jamil ini selalu saya kagumi hingga sekarang.

Kek Jamil adalah guru tapi tak menggurui, dia orang yang siap dikritik. Kalau tidak percaya bisa baca tulisan-tulisan di websitenya. Hai motivator-motivator muda, kalian harus belajar dari kakek yang satu ini, jangan asal berbicara karena kalian harus bertanggung jawab di hadapan NYA dan kalian itu bukan makhluk sempurna.

Twitter kek jamil : @jamilazzaini
Twitter saya        : @rockuntan 

Monday, 24 February 2014

Solusi teknis

Pernah saya mengalami sebuah masalah dan saya bercerita kepada teman saya. Panjang lebar saya urai semua masalah kepada teman saya itu sampai lelah ibu jari saya mengetik bbm. Lalu teman saya menjawab "sabar ya". Terdengar lucu bukan? Ketika ada seseorang yang mencoba share pengalaman kamu hanya menjawab singkat dengan wejangan.

Memang benar kalau setiap ada masalah kita harus bersabar tapi temanmu itu bukan butuh itu. Dia lebih membutuhkan masukan teknis karena manusia sering lupa dan tak sadar akan langkah-langkah yang diambil. Cobalah menganalisis permasalahan yang terjadi pada teman anda karena bisa saja di masa datang anda yang akan menghadapi masalah tersebut.

Nah, mulai sekarang jadi pendengar yang baik yuk untuk orang tua, istri, pacar atau teman. Beri mereka solusi tanpa perlu menggurui.


Saturday, 22 February 2014

Kolektor Kegagalan

Secara tidak sadar ternyata saya sudah mengoleksi banyak kegagalan. Sebuah tindakan kemungkinan terbesarnya hanya dua yaitu gagal dan berhasil dan saya yang termasuk pengoleksi kegagalan.
"Loh kok gagal malah bangga?"menjawab pertanyaan ini ya kasi senyum saja. Bukankah kita tahu rasanya berhasil kalau kita tahu rasa gagal. Tolak ukurnya jadi jelas dan gamblang. Hal yang terpenting yang selalu bisa diambil dari kegagalan adalah rasa bijak. Kita bisa tahu mana yang menjadi kelemahan.
Kadang kelemahan kita yang tahu orang lain bukan diri kita sendiri, maka dari itu jagalah hubungan baik dengan sesama. Yang merepotkan ketika ada orang dekat yang tahu kesalahan dan kelemahan kita tapi tak mengkomunikasikannya, kalau kayak gini berpikirlah dengan tenang dan tetap selalu berdoa.
Jangan takut kalau teman-teman juga ada yang merasa menjadi kolektor kegagalan. Lakukan saja evaluasi sambil belajar memahami sebuah siklus. Kita harus yakin bisa menaklukan makhluk yang bernama "gagal" tersebut.

Thursday, 20 February 2014

Memulai Brand

Brand, untuk seorang pebisnis sudah hampir pasti bertujuan membesarkan brand nya, kecuali kalau bisnisnya abal-abal. Setelah beberapa kali saya mengikuti seminar bisnis yang, ternyata pada dasarnya brand itu tidak selalu berbentuk barang. Nama toko, jasa, bahkan diri kita sendiri pun bisa disebut personal brand. Lalu bagaimana memulai brand?

Sebagai seorang yang bukan pakar, langkah pertama saya ya mulai saja. Tanpa banyak pikir akhirnya saya membuat tas bermodel vintage dengan brand "rockbaggers". Produk yang saya tujukan untuk cowok berusia 20-35 yang gemar bergaya vintage. Hehe sedikit promo yah.

Saya pun sampai sekarang tak tahu keberhasilan rockbaggers bakal sampai mana, yang jelas masih terus dalam pembelajaran dan revisi agar mendapatkan spesik target yang tepat sasaran. Satu yang terpenting juga adalah menjaga kualitas produk. Seperti prinsip saya dalam dunia bisnis "menjual bukan membual".

Tuesday, 18 February 2014

Belajar Dari Timeline

Kebiasaan saya ketika ada waktu di pagi hari sebelum berangkat kerja atau malam hari setelah kerja adalah membuka aplikasi twitter di handphone (HP) saya. Hampir setiap hari saya melakukannya untuk menggali informasi dari orang-orang yang saya follow. Mulai dari teman dekat, tokoh idola saya yang aktif, dan orang-orang yang sering berbagi ilmu dan manfaat intinya. 

Bukannya saya sok serius dan naif, terkadang saya pun bercanda edan di twitland, karena bagi saya jagat twitter adalah arena saya untuk jujur, berbagi, menyindir, sekaligus memperbaiki diri. Beberapa teman pun bertanya "Lo kok betah banget twitteran, kan gitu-gitu doank isinya?" eeeits jangan sembarangan berbicara. Timeline mu gitu-gitu aja karena yang di follow ya itu-itu saja. Yang sering saya lakukan biasanya melihat twit berantai dari tokoh yang ilmunya cocok untuk saya. Beranilah melempar pertanyaan ke mereka hingga terjadi interaksi. 

Perkembangan twitter secara otomatis memudahkan lajunya informasi yang begitu deras. Kita harus menangkap informasi dengan cepat kalau ingin jadi juara. Bisnis, wawasan dan jaringan pertemanan bisa didapatkan dengan mudah dan murah dari sosial media yang satu ini. Mari bermain kata di jagat twitter!