Showing posts with label sosial. Show all posts
Showing posts with label sosial. Show all posts

Tuesday, 17 November 2015

Prakiraan Cuaca Jabodetabek






Prakiraan Cuaca Jabodetabek

18 November 2015 07.00 WIB hingga 19 November 2015 07.00 WIB
LokasiPagiSiangMalam
Kepulauan SeribuBerawan - Hujan RinganBerawanBerawan - Hujan Ringan
Jakarta UtaraBerawanBerawanBerawan - Hujan Ringan
Jakarta PusatCerah BerawanBerawanBerawan - Hujan Ringan
Jakarta SelatanCerah BerawanBerawan - Hujan RinganHujan Ringan - Hujan Sedang
Jakarta TimurCerah BerawanBerawan - Hujan RinganBerawan - Hujan Ringan
Jakarta BaratCerah BerawanBerawanBerawan - Hujan Ringan
DepokCerah BerawanBerawan - Hujan RinganHujan Ringan - Hujan Sedang
TangerangCerah BerawanBerawan - Hujan RinganBerawan - Hujan Ringan
BekasiCerah BerawanBerawan - Hujan RinganHujan Ringan - Hujan Sedang
BogorCerah BerawanHujan Ringan - Hujan SedangHujan Ringan - Hujan Sedang


Sumber: BMKG

Friday, 18 September 2015

Pembakaran Hutan




sumber foto: solopos.com

Hmm, untuk kesekian kalinya negara kita terserang kabut asap lagi akibat kebakaran hutan. Prilaku oknum-oknum yang hanya memikirkan keuntungan diri sendiri dan kelompoknya ini selalu berbuah masalah bagi kenyamanan hidup orang banyak.


Membakar hutan memang cara yang murah dalam proses pembukaan lahan, tapi itu adalah cara terbodoh dan berakibat buruk bagi keseimbangan ekosistem sekelilingnya.


Tapi disisi lain ada beberapa, manfaat dari pembakaran hutan, yaitu:

  1. Membersihkan lahan dengan low cost dan cepat 
  2. Perburuan binatang jadi lebih mudah. 
  3. sebagai langkah awal dari perkebunan dan pertambangan 
  4. Menambah kesuburan tanah. 


Walaupun ada beberapa manfaat postif dari pembakaran hutan, tetap saja dampak negatifnya lebih besar dan meluas.



Dan akhirnya bumi berteriak


Jangan bakar paru-paru ku!!!

Tuesday, 30 June 2015

Manfaat Blog atau Web untuk bisnis online

Perkembangan sosial media beberapa tahun belakangan sangat pesat dan gencar. Facebook, twitter, pinterest, path dan beberapa lainnya menjelma menjadi rutinitas yang menjadi gaya hidup bagi orang banyak. Banyak dari kita memanfaatkannya untuk sarana berkomunikasi, mencari teman, dan berbisnis. Dalam hal berbisnis online, peran sosial media ibarat seorang sales promotion yang menari-nari menawarkan barang dagangannya.

Ditengah perkembangannya itu, ada pula beberapa sosial media yang tumbang atau kehilangan popularitasnya, contoh: Multiply yang sudah gulung tikar. Bayangkan nasib pebisnis online yang menggunakan multiply sebagai senjata promosi mereka. Kehilangan pelanggan sudah pasti dan membutuhkan edukasi lagi untuk berpindah ke sebuah sosial media baru untuk berpijak.

Untuk mengatasi masalah tersebut, disinilah pentingnya sebuah website atau blog sebagai benteng bagi sebuah bisnis online. Web ibarat sebuah kantor pusat dan perlakuannya bisa seperti aset kita. Beberapa fungsi web yang bisa kita maksimalkan adalah sebagai berikut:


  1. Tempat berbagi informasi lengkap untuk bisnis, berikan informasi detil dan biasakan arahkan pelanggan ke web untuk mendapatkan jawaban dari apa yang mereka tanyakan.
  2. Sebagai backup ketika sosial media yang kita andalkan untuk berdagang runtuh popularitasnya bahkan gulung tikar.
  3. Menuangkan ide dan gagasan yang bisa mengedukasi pelanggan.
  4. Web atau Blog yang secara SEO sudah mantap akan menjadi senjata tersendiri untuk menarik pelanggan.
  5. Menjadi sumber penghasilan lain dengan berbagai metode komersial seperti PPC, PPS, PPL dan lainnya.
Masih banyak fungsi lainnya yang tidak dijabarkan disini, semoga beberapa poin tadi bermanfaat bagi teman-teman.

Salam

Rockuntan

Wednesday, 24 June 2015

Sebatang Lisong - WS Rendra


Menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya,
mendengar 130 juta rakyat,
dan di langit
dua tiga cukong mengangkang,
berak di atas kepala mereka

Matahari terbit.
Fajar tiba.
Dan aku melihat delapan juta kanak-kanak
tanpa pendidikan.

Aku bertanya,
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet,
dan papantulis-papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan.

Delapan juta kanak-kanak
menghadapi satu jalan panjang,
tanpa pilihan,
tanpa pepohonan,
tanpa dangau persinggahan,
tanpa ada bayangan ujungnya.
…………………

Menghisap udara
yang disemprot deodorant,
aku melihat sarjana-sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya;
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiun.

Dan di langit;
para tekhnokrat berkata :

bahwa bangsa kita adalah malas,
bahwa bangsa mesti dibangun;
mesti di-up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor

Gunung-gunung menjulang.
Langit pesta warna di dalam senjakala
Dan aku melihat
protes-protes yang terpendam,
terhimpit di bawah tilam.

Aku bertanya,
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair-penyair salon,
yang bersajak tentang anggur dan rembulan,
sementara ketidakadilan terjadi di sampingnya
dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan
termangu-mangu di kaki dewi kesenian.

Bunga-bunga bangsa tahun depan
berkunang-kunang pandang matanya,
di bawah iklan berlampu neon,
Berjuta-juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau,
menjadi karang di bawah muka samodra.
………………

Kita harus berhenti membeli rumus-rumus asing.
Diktat-diktat hanya boleh memberi metode,
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan.
Kita mesti keluar ke jalan raya,
keluar ke desa-desa,
mencatat sendiri semua gejala,
dan menghayati persoalan yang nyata.

Inilah sajakku
Pamplet masa darurat.
Apakah artinya kesenian,
bila terpisah dari derita lingkungan.
Apakah artinya berpikir,
bila terpisah dari masalah kehidupan.

19 Agustus 1977
ITB Bandung
Potret Pembangunan dalam Puisi


Hehe kalo baca lalu nonton sajak ini di youtube , gemetar rasanya. Karya Om Rendra memang selalu luar biasa.


Tuesday, 2 June 2015

Alasan kembali ke Facebook




Perkembangan sosial media begitu cepat, ada Twitter, Instagram, Path dan lain sebagainya. Hal ini tentu sangat memudahkan netizen untuk saling berinteraksi di dunia maya. Tiap individu punya gaya berbeda untuk memanfaatkan akun sosial medianya, ada yang memanfaatkan untuk menambah teman, game, menggali informasi, bisnis, bahkan sampai digunakan untuk kegiatan kriminal seperti penipuan. Menjadi bijak bersosial media sudah seharusnya dari dalam diri sendiri karena secara hukum yang berlaku juga masih grey area..hehe. 

Bermunculannya sosial media baru kadang membuat kita berpikir untuk membanding-bandingkan antara yang satu dangan yang lain. Kalau dikupas satu-satu dalam artikel ini rasanya tidak akan kelar sampai besok :D. Yang saya alami setelah mencicipi berbagai sosial media tersebut, timbul dibenak saya beberapa alasan untuk kembali ke Facebook. walaupun tidak bisa dipungkiri telah terjadi pergeseran segmen user disini, tetapi facebook masih sangat menarik loh. Apa saja sih alasan itu, simak yuk:


  1. Gampang, banyak pendapat yang mengatakan bahwa facebook itu sosial media yang sangat mudah dipahami cara penggunaannya. Petunjuk-petunjuknya mudah dicerna, saat ada fitur baru pun langsung ada panduan penggunaannya.
  2. Perorangan, Grup dan Fans Page, inilah yang paling menonjol dari facebook, kita bisa membuat akun pribadi, berkumpul bersama teman sehobi di grup dan bisa juga membangun kedekatan dengan audience melalui fans page. Fitur-fitur ini sangat memudahkan untuk sebuah komunitas hobi, bisnis dan lain-lain. Contoh: fanpage
  3. Aplikasi yang edan. Facebook mengakomodir kebutuhan penggunanya dengan menyediakan banyak aplikasi dari mulai kuis, games dan lain-lain. Tidak tanggung-tanggung main games pun bisa ajak teman juga dan hasil permainannya bisa di share ke wall kita.
  4. Upload foto, video dan membuat album. Kemudahan mengupload foto dan video, facebook masih terbilang juaranya. Mudah sekali caranya kan.
  5. Mudah diuangkan. Eiits jangan salah kaprah, diuangkan disini bukan jual beli akun, tapi maksudnya facebook sangat mudah mengakomodir kebutuhan untuk bisnis. Mau tau caranya yang pelajari saja facebook marketing atau pantengin terus saja blog ini..hehe

Kalau dikupas secara detil masih banyak lagi keunggulan facebook dibanding sosial media lainnya, poin-poin diatas hanya sebagian yang mudah diungkap dengan kata-kata :D


Mari Bijak Bersosial Media

Salam 

Rockuntan

akun FB saya >>> rockuntan


Saturday, 2 May 2015

Bapak Pendidikan kita, bukan hanya cerdas tapi juga cadas






Pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari sosok Ki Hajar Dewantara, dialah yang diberi gelar sebagai bapak pendidikan. Ialah pendiri Perguruan Perguruan Nasional Taman Siswa. Sebuah wadah pendidikan bagi rakyat yang ia dirikan setelah ia diasingkan oleh Belanda. Ia ditangkap dan diasingkan oleh Belanda karena artikelnya yang pedas kala itu. Berikut kutipan artikelnya:


"Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Ide untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. Ayo teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku ialah kenyataan bahwa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikit pun baginya".


Saat itu ia mengkritisi permintaan dana sumbangan dari warga untuk pesta kemerdekaan Belanda atas Perancis 1913. Pemerintah Belanda meyakini bahwa ialah yang membuat artikel tersebut.Akibat kritikan pedasnya itu akhirnya ia ditangkap dan diasingkan.


Ada yang unik sekembalinya setelah pengasingan tersebut. Ketika ia genap berusia 40 tahun ia mengganti nama yang tadinya Soewardi menjadi Ki Hadjar Dewantara dan ia tidak menggunakan gelar keabngsawanannya lagi. Tujuan melepas kebangsawanan adalah agar lebih dekat dengan rakyat tanpa pembatas.


Semboyan yang sangat fenomenal hingga kini masih melekat di dunia pendidikan adalah


ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani (di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan)


Sungguh cadas sekali ya Bapak Pendidikan kita, sudah seharusnya kita meneruskan cita-citanya dengan berkontribusi dalam dunia pendidikan sesuai kemampuan yang kita miliki masing-masing.



Selamat Hari Pendidikan 2 Mei 2015


Salam

Rockuntan

Friday, 1 May 2015

Palang Pintu sebuah tradisi unik ala betawi

                                                sumber foto: ady-conan.blogspot.com

Dalam tradisi adat pernikahan ala betawi ada sebuah tradisi unik yang disebut dengan istilah "palang pintu". Dimana para jawara seolah berkelahi ketika sang mempelai pria memasuki area wanita. Sebelum mereka berkelahi biasanya ada perdebatan khas logat betawi yang kental dan dibumbui dengan saling lempar pantun.

Palang Pintu, terdiri dari dua kata yaitu palang dan pintu. Palang adalah sebuah penghalang, pintu adalah jalur masuk yang sah, kenapa sah, karena kalau lewat jendela ya maling donk :D. Lalu kenapa orang mau nikah harus ada ribut-ribut dari para jawara? untuk menunjukkan keseriusan si cowok untuk melanjutkan jenjang pernikahan, maka pihak cowok harus bisa menaklukan jawara yang mewakili cewek, hohoo ada ada saja yah, yah namanya juga kultur.

Di masa sekarang, walaupun resepsi pernikahan sudah banyak dilaksanakan di aula, gedung atau tempat selain rumah, tetapi tetap saja pertunjukan palang pintu ini masih sering dijumpai. Kultur unik ini selalu menarik perhatian para tamu karena ada unsur pantut jenaka didalamnya yang membuat tawa terbahak-bahak

Nah, bagi kalian yang berasal dari suku betawi, tak ada salahnya saat pernikahan mempertimbangkan adanya palang pintu ini. Selain menghibur, akan berarti juga untuk menjaga kelestarian adat Indonesia khususnya betawi.


-rockuntan-


Hari Buruh adalah sebuah esensi keseimbangan

sumber foto: tribunnews

Sejak masa silam hari buruh adalah sebuah bentuk perlawanan kaum buruh. Pada tanggal 1 Mei 1886 sekitar 400.000 buruh di Amerika melakukan demonstrasi besar-besaran memprotes pengurangan jam kerja mereka. Banyak korban tewas bahkan ada yang dihukum mati.

Dari sejarah tersebut terlihat sebuah bentuk perjuangan keras terhadap kendali ekonomi para kapitalis. Di Indonesia saat era orde baru Hari Buruh diperingati sebagai hari besar, bahkan di era sekarang dijadikan hari libur nasional. Hari Buruh selalu dikaitkan dengan ideologi komunis sejak adanya G30s PKI. Menurut saya tidak pas mengkaitkan hari buruh dengan ideologi komunis, karena beberapa negara yang memperingati Hari Buruh juga menganut paham komunis.

Peringatan hari buruh di Indonesia selalu diwarnai demonstrasi, seperti melanjutkan kultur yang sudah ada. Pro kontra muncul, berbagai pihak terkait didalamnya. Intinya adalah perbaikan kesejahteraan dari Kaum Buruh. Pihak pemilik modal dituntut untuk mensejahterakan para pekerjanya bukan hanya memeras tenaganya saja. 

Kalau kita tarik garis besarnya adalah bukan masalah siapa yang menuntut dan dituntut. Tetapi keseimbangan dari kedua belah pihak lah yang menjamin terjadinya kesejahteraan itu. Pihak pemilik modal harus sadar bahwa bisnis mereka tidak akan bisa berjalan tanpa peran buruh-buruhnya. Di sisi lain sang buruh harus sadar untuk meningkatkan pendapatan hidup mereka wajib meningkatkan kemampuannya. Lalu ada yang mereka suka lupakan yaitu menekan gaya hidup, artinya ketika pendapatan naik gaya hidupnya naik juga, bahkan melebihi kenaikan pendapatannya sehingga selalu saja merasa tak cukup.

Ketika kita sudah menunaikan kewajiban, sah-sah saja menuntut hak

Selamat Hari Buruh 1 Mei 2015


-Rockuntan-

Tags : hari buruh, buruh, pekerja, karyawan, gaji, upah, umr, tuntut, kesejahteraan, demonstrasi, kultur, budaya, masyarakat, serikat pekerja, serikat, ideologi